Colour Mixing Cara Dan Rumus Mencampur Warna Dengan Mudah Saat Melukis

Let's Share This Interesting Article To:

Colour Mixing Cara Dan Rumus Mencampur Warna Dengan Mudah Saat Melukis

Pencampuran warna atau colour mixing adalah ilmu atau pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap seniman khususnya seniman pelukis. Memahami setiap karakter warna memang butuh pengalaman yang banyak dalam setiap pengadukan pewarna atau cat lukis. Basic painting ini adalah dasar yang pasti diterapkan di semua bidang lukis atau jenis lukisan. Juga semua jenis cat lukis pasti akan sama cara yang digunakan untuk pencampuran membuat warna baru.

Dalam pencampuran warna dikenal pembagian warna seperti warna primer dasar atau basic primary colors juga warna sekunder secondary colors. Juga ada pencampuran warna yang lebih komplex pada jenis warna intermediate. Berikut ini saya tampilkan tabel pencampuran warna lengkap dengan pembagian jenis warna yang mudah dipahami:

Pada daftar tabel pencampuran warna tersebut dijelaskan beberapa pembagian warna yaitu; Primary Colors atau warna primer, Secondary Colors atau warna sekunder, Intermediate Colors atau warna menengah. Juga dijelaskan pembagian kecerahan, nada dan gradasi warna. Lalu pembagian warna berdasarkan karakter hangat dan dingin, Serta lengkap harmonisasi warna.

Berikut penjelasan singkat tentang tabel dan lingkaran warna:

  • Primary colors adalah warna dasar yang membentuk semua warna campuran. Yaitu warna Merah, Kuning dan Biru. Warna ini murni tidak bisa dihasilkan dari warna lain. Bisa juga warna Hitam dan Putih masuk warna dasar karena juga warna yang tidak bisa dihasilkam dari warna lain.
  • Secondary colors adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna dasar. Sebagai contoh ditabel adalah warna orange dihasilkan dari campuran merah dan kuning, hijau dari kuning dan biru, ungu dari biru dan merah.
  • Warna intermediate adalah warna hasil campuran dari satu warna pokok dan satu warna sekunder. Contoh diatas adalah warna orange tua campuran dari warna merah dan orange, warna hijau muda campuran dari kuning dan hijau, dan seterusnya.
  • Tint tones shades Pembagian gradasi warna yang menimbulkan efek memudakan warna, membuat warna menjadi pastel, juga membuat warna lebih gelap. Contoh ditabel pencampuran warna menggunakan warna putih memudakan warna pastel, abu-abu untuk nuansa pucat dan hitam untuk nuansa gelap.
  • Warm and Cool colors adalah pembagian warna berdasarkan nuansa suhu yang mencerminkan hangat dan dingin. Mudahnya adalah warna hangat mengarah ke gradasi warna kemerahan dan warna dingin mengarah ke gradasi warna kebiruan.
  • Untuk Harmonies Colors ditabel terbagi tiga. Complementary Colors, Triadic Harmony Colors, Split Complementary Colors. Harmonisasi warna adalah nuansa pembagian warna berdasaskan posisi warna pada lingkaran warna atau colors wheel. Silahkan cek lingkaran warna diatas.
Baca Juga :  Mari Kembangkan Bakat Dan Hobby Anak-Anak Kita

Dari tabel dan lingkaran pembagian warna tersebut diatas dapat dengan mudah kita pahami bagaimana menerapkan dan memadukan setiap nuansa warna pada lukisan kita.

Namun bagaimanakah cara mudah mencampur atau mengaduk warna. Bagaimana pula perbandingan persentase setiap warna agar mendapatkan warna seperti yang kita inginkan. Metode yang mudah diterapkan adalah dengan menghitung perkiraan drop atau tetes cat lukis atau juga persentase penuangan cat lukis yang kita campur.

Baca Juga :  Mantap LUKIS KAIN MOTIF ANGGREK Untuk Busana Fashion Wanita

Berikut contoh perkiraan atau persentase perbandingan warna yang e1creative buat:

Dari tabel diatas kami mencoba menjelaskan bagaimana perbandingan pencampuran warna saat melukis dengan mudah. Menggunakan angka yang bisa dihitung misal dengan jumlah tetes. Perbandingan diatas menggunakan jumlah tetes 10 agar mudah menghitung. Atau jika dikonversikan dalam persentase 100% maka setiap 1 adalah 10%.

Tingkat keakuratan warna campuran tergantung juga dengan warna dasar yang anda pakai. Berbagai merk cat lukis tentunya memiliki perbedaan warna meskipun menyebutkan nama warna yang sama. Warna primer murni penjelasan singkatnya adalah; warna putih yang bersih tidak kusam atau broken white, warna kuning cerah bukan kuning tua, warna merah darah kearah magenta bukan merah cabai, warna biru bersih kearah biru laut tua, dan warna hitam pekat.

Pada saat belajar mencampur warna kadang ada kesulitan memahami setiap sifat warna. Butuh waktu dan banyak pengalaman melukis untuk bisa hafal dan memprediksi campuran warna yang kita inginkan. Jika masih dalam kelompok warna sekunder dari dua warna dasar mungkin masih cukup mudah. Akan tetapi jika sudah membuat warna dari campuran 3 warna dasar dan sekunder pasti lebih sulit menemukan formula tepat. Namun demikian tabel diatas semoga cukup untuk bisa mewakili bagaimana caranya membuat warna baru dengan mencampur warna primer dengan mudah.

Baca Juga :  Cara Melukis Bunga Mawar Di Atas Kain Untuk Baju Berbahan Sifon

Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan sedikit tambahan pengetahuan tentang cara mencampur atau mengaduk warna untuk melukis dengan mudah. Selamat berkarya. Salam seni budaya Indonesia.

(Visited 2.315 times, 72 visits today)
Let's Share This Interesting Article To:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.